KONSEP
PEMASARAN UNIVERSAL
Pada
dasarnya konsep pemasaran merupakan suatu disiplin universal artinya disiplin
pemasaran dapat diterapkan dimanapun juga. Dasar dari keberhasilan program
pemasaran global adalah pemahaman yang mendalam akan disiplin pemasaran. Konsep
pemasaran telah berkembang dari konsep semula, yang memfokuskan pemasaran pada
produk dan membuat produk yang ‘lebih baik’. Dengan ‘lebih baik’ itu,
didasarkan pada standar dan nilai internal, tujuannya adalah laba dan cara
mencapainya adalah menjual atau membujuk pelanggan potensial untuk membelinya.
Ø Konsep
Baru Pemasaran dan “4 P”
Konsep
baru dari pemasaran muncul kira-kira tahun 1960, mengalihkan fokus pemasaran
dari produk ke pelanggan. Tujuannya masih tetap laba, tetapi cara mencapainya
menjadi lebih luas termasuk seluruh bauran pemasaran (marketing mix), atau “4
P” seperti yang dikenal secara luas, yaitu “produk (product), harga (price),
promosi (promotion) dan saluran distribusi (place).
Ø Konsep
Strategis Pemasaran
Tahun
1990 jelas bahwa konsep ‘baru’ dari pemasaran sudah ketinggalan zaman. Sekarang
zamannya konsep strategis pemasaran. Konsep strategis pemasaran merupakan suatu
perkembangan yang besar dalam sejarah pemikiran pemasaran, mengubah fokus
pemasaran dari pelanggan atau produk ke pelanggan dalam konteks lingkungan
eksternal yang lebih luas. Mengetahui segala sesuatu mengenai pelanggan saja
sudah tidak memadai. Agar berhasil, pemasar harus mengetahui pelanggan dalam
konteks termasuk persaingan, kebijakan dan peraturan pemerintah serta
kekuatan-kekuatan makro, ekonomi, social dan politik yang lebih luas, yang
membentuk perkembangan pasar. Dalam pemasaran global hal ini mungkin berarti
bekerjasama erat dengan perundingan perdagangan pemerintah negara sendiri dan
pejabat yang lain serta pesaing industri agar dapat mengakses pasar negara
sasaran
Ø Perubahan
revolusioner lainnya dalam pergeseran ke konsep strategis pemasaran adalah,
·
Dalam hal tujuan pemasaran, yaitu dari
laba menjadi keuntungan pihak yang berkepentingan. Pihak yang berkepentingan
adalah individu atau kelompok yang mempunyai kepentingan dalam kegiatan sebuah
perusahaan. Tercakup dalam kategori ini adalah karyawan da manajemen,
pelanggan, masyarakat dan pemerintah.
·
Ada pengakuan yang semakin luas bahwa laba
sebenarnya merupakan imbalan dari kinerja (didefinisikan sebagai memuaskan
pelanggan dengan cara yang bertanggungjawab atau cara yang dapat diterima
masyarakat).
·
Cara yang dipakai konsep strategis dalam
menghasilkan laba adalah manajemen strategis, yang memadukan pemasaran dengan
fungsi manajemen yang lain.
·
Salah satu tugas dari manajemen strategis
adalah menghasilkan laba, yang dapat menjadi sumber dana untuk investasi dalam
bisnis dan untuk memberikan penghargaan pihak yang berkepentingan dan
manajemen.
Ø Aktivitas
pemasaran disebut “4 P”, yaitu:
·
produk (product)
·
harga (price)
·
promosi (promotion)
·
saluran distribusi (place).
Hal
itu dapat diperluas lagi menjadi “5 P” dengan tambahan riset (probe).
Ø Tiga
Prinsip Pemasaran.
Inti dari pemasaran dapat
diringkas dalam 3 prinsip dasar. Prinsip-prinsip tersebut adalah:
·
Mengidentifikasi tujuan dan tugas
pemasaran.
·
Kenyataan persaingan dari pemasaran.
·
Bagaimana cara utama untuk mencapai 2
prinsip pertama (identifikasi & tugas).
PEMASARAN
DOMESTIK KE PEMASARAN GLOBAL
Ø Tahap-Tahap dari Pemasaran
Domestik Ke Pemasaran Global/Transnasional:
·
Pemasaran Domestik
Pemasaran yang secara nyata ditujukan pada pasar dalam
negeri disebut pemasaran domestik. Perusahaan domestik secara sadar atau tidak
sadar memfokuskan pada pasar domestik dan menghindari tantangan belajar cara
memasarkan ke luar negeri. Orientasi mereka adalah bersifat “ETHNO CENTRIC”,
yaitu bahwa sifat pasar atau Konsumen dimanapun akan sama, sehingga manajemen
memandang pasar Domestik padat dengan peluang yang jauh lebih aman
·
Pemasaran Ekspor
Pemasaran
ekspor adalah tahap pertama untuk menanggapi kesempatan pasar di luar
negeri. Pemasar ekspor menjadikan pasar
di luar negeri sebagai sasaran dan menggantungkan diri pada produksi dalam
negeri untuk memasok pasar ini. Fokus dalam tahap ini adalah memanfaatkan
produk dan pengalaman dalam negeri. Pemasar ekspor yang handal akan mempelajari
pasar sasaran dan mengubah produknya agar sesuai dengan kebutuhan spesifik dari
pelanggan di setiap negara.
·
Pemasaran Internasional
Pemasaran
internasional bertindak lebih jauh lagi dari pemasar ekspor dan menjadi lebih
terlibat dalam lingkungan pemasaran di dalam negeri. Pemasar internasional
tidak terlalu menggantungkan diri pada perantara. Mereka lebih berminat untuk
mendirikan perwakilan langsung untuk mengkoordinasikan usaha pemasaran di pasar
sasaran. Dengan anak perusahaan di sebuah negara, pemasar internasional
menciptakan organisasi internal yang memfokuskan pada pemanfaatan produk dan
kompetensi perusahaan tersebut di negara tadi.
·
Pemasaran Multinasional
Mulai
dengan memfokuskan pada memanfaatkan pengalaman dan produk perusahaan, karena
difokuskan pada tugas ini, perusahaan menyadari perbedaan dan keunikan
lingkungan dalam negara tersebut. Kemudian melakukan adaptasi pemasaran
perusahaan pada kebutuhan dan keinginan yang unik dari pelanggan pada negara tersebut.
Organisasi pemasaran multinasional akan mengembangkan program komunikasi yang
unik untuk pasarnya.
·
Pemasaran Global
Memfokuskan
pada pemanfaatan asset, pengalaman dan produk yang secara global dan melakukan
penyesuaian pada apa yang benar-benar unik dan berbeda dalam setiap negara.
Perusahaan global akan membedakan antara universal dengan global & antara
spesifik dengan unik.
Ø Dimensi-dimensi utama dalam pemasaran global:
·
Lingkungan pemasaran global.
·
Segmentasi pasar global.
·
Pemasaran dengan sasaran global.
·
Merumuskan strategi dan rencana pemasaran global.
·
Bauran pemasaran global.
·
Mengelola dan memimpin usaha pemasaran global.
KEKUATAN YANG MENDORONG DAN MENGHAMBAT PEMASARAN
GLOBAL
Pertumbuhan
ekonomi global yang mengesankan dalam 50 tahun terakhir telah terjadi karena
keseimbangan kekuatan yang mendorong dan menghambat yang telah bergeser secara
signifikan ke arah kekuatan mendorong.
·
Kekuatan Yang Mendorong
Merupakan
kekuatan yang memberikan kontribusi pada pertumbuhan bisnis internasional
·
Kebutuhan Pasar. Kebanyakan pasar global
tidak terjadi secara alami. Pasar seperti itu harus diciptakan dengan usaha
pemasaran.
·
Teknologi. Menurut prof. Theodore Levitt
dari Harvard Business School, mengatakan: “ada kekuatan yang amat besar yang
mendorong dunia ke arah menyatunya hal-hal yang sudah umum, kekuatan tersebut
adalah “Teknologi”. Teknologi menyederhanakan komunikasi, transportasi dan
perjalanan. Teknologi membuat tempat terpencil dan orang miskin mempunyai
hasrat akan pesona modernisasi. Teknologi merupakan factor universal, seragam,
konsisten yang melintasi batas-batas bangsa dan budaya.
·
Biaya. Keseragaman dapat menurunkan biaya
riset, rekayasa, desain, kreatif dan produksi di semua fungsi bisnis, dari
rekayasa dan pembuatan sampai pemasaran dan administrasi. Tekanan untuk
globalisasi lebih kuat kalau produk baru melibatkan investasi besar dan
pengembangan jangka panjang. (biaya besar dan lama).
·
Mutu. Volume global menghasilkan
penerimaan yang lebih besar dan margin operasi yang lebih besar untuk mendukung
mutu desain dan pembuatan. Sebuah perusahaan global dan lokal mungkin
masing-masing mengeluarkan 5 persen untuk riset dan pengembangan, tetapi
perusahaan global mungkin mempunyai pendapatan 10 kali lebih besar dari
perusahaan lokal.
·
Komunikasi dan Transportasi. Revolusi
informasi memberikan kontribusi pada berkembangnya pemasaran global. Setiap
orang menginginkan perwujudan produk yang terbaik, paling mutakhir dan paling
modern.
·
Daya Tuas. Salah satu kelebihan perusahaan
global adalah kesempatan untuk mengembangkan daya tuas yang dimilikinya karena
perusahaan itu beroperasi secara stimultan di lebih dari satu pasar nasional.
Perusahaan global dapat mengembangkan 5 tipe daya tuas, yaitu:
ü Transfer
Pengalaman. Perusahaan global dapat memperoleh pengalaman di pasar manapun di
dunia. Pengalaman ini dapt diperoleh dari :
strategi, produk, imbauan iklan, praktik manajemen penjualan, ide
promosi dan lainnya yang telah diuji di pasar sebenarnya dan menerapkannya di
pasar lain yang sebanding dengannya.
ü Transfer
Sistem. Perusahaan global dapat memperhalus perencanaan, analisis, kendali
riset, dan system lainnya serta menerapkan penghalusan tadi di seluruh dunia.
ü Penghematan
Skala. Dalam bidang manufaktur, perusahaan global dapat mengambil keuntungan
dari besarnya volume untuk memperoleh keuntungan skala pabrik tunggal
tradisional dan dapat juga menggabungkan menjadi komponen produk jadi yang
dibuat dalam pabrik secara efisien di negara lain
ü Pendayagunaan
Sumber Daya. Kekuatan utama perusahaan global adalah kemampuannya untuk
meneropong ke seluruh dunia untuk mencari orang, uang dan bahan-bahan (seperti
lahan, tenaga kerja & modal).
Perusahan global tidak berpengaruh terhadap naik turunnya mata uang.
ü Strategi
Global. Keuntungan paling besar dari
perusahaan global adalah strategi global. Strategi global didasarkan
pada peneropongan lingkungan bisnis dunia untuk mengidentifikasi kesempatan,
ancaman, kecenderungan dan sumber daya. Strategi global adalah rancangan untuk
menciptakan penawaran yang berhasil dalam skala dunia.
·
Kekuatan Yang Menghambat
·
Perbedaan Pasar. Dalam setiap kategori
produk, perbedaan masih cukup banyak di antara batas negara dan budaya yang
memerlukan adaptasi paling sedikit dari bauran pemasaran. Perusahaan yang
mengabaikan perbedaan ini dan yang telah mencoba strategi merek dagang global
tanpa memikirkan perbedaan ini akan menghadapi kegagalan.
·
Sejarah. Bahkan sekalipun produknya
sendiri merupakan calon yang baik untuk globalisasi, sejarah merek dagang
mungkin masih memerlukan strategi pemasaran yang khusus dan berbeda, serta di
setiap negara perlu penentuan posisi sendiri.
·
Budaya Organisasi. Sebuah contoh dari
kecadokan manajemen adalah perusahaan yang tidak mempertahankan kepemimpinan
dalam menciptakan nilai pelanggan ketika memperluas wilayah geografi. Sebuah
perusahaan yang melihat ke belakang tidak memperluas wilayahnya secara
geografis.
·
Kendali nasional atau Hambatan untuk masuk
suatu Negara. Dalam perusahaan dengan manajemen anak perusahaan mengetahui
semuanya, tidak ada lagi ruang untuk visi dari puncak. Perusahaan global yang
sukses adalah pemasar yang telah belajar cara memadukan visi global dan
perspektif dengan inisiatif dan masukan pasar lokal.
KEKUATAN YANG MENDASARI BISNIS INTERNASIONAL
Ø Orientasi
Manajemen
Orientasi adalah asusmsi atau keyakinan,
yang seringkali tidak disadari, mengenai sifat dunia ini. Ada 3 orientasi dasar
yang menjadi pedoman pekerjaan eksekutif internasional; etnosentris,
polisentris, dan geosentris. Konsep ini kemudian dikembangkan dengan memasukan
orientasi regional dan menjadi skema EPRG (etnosentrisme, Polisentrisme,
regiontrisme, geosentrisme).
Ø Kerangka
Kerja Moneter Internasional
Pertumbuhan yang cepat dari perdagangan
dan investasi dalam era pasca perang dunia II telah menciptakan kebutuhan
likuiditas internasional yang semakin mendesak untuk mempermudah pertukaran
barang dan jasa antar negara. Dengan adanya kerangka kerja moneter
internasional yang memadai memungkinkan perusahaan untuk membiayai perdagangan
dan investasi global, dan untuk meneruskan usaha pemasaran global mereka.
Ø Sistem
Perdagangan Dunia
Sistem perdagangan dunia pasca perang
dunia II disusun dengan keinginan umum menghindari kembalinya praktik
perdangangan terbatas dan diskriminatoris seperti yang terjadi pada tahun
1920-an. Ada komitmen untuk menciptakan dunia bebas yang memungkinkan arus
barang dan jasa secara bebas antar negara. Sistem yang muncul dari komitmen ini
termasuk General Agreement on Tarrifs and Trade (GATT), yang menyediakan
kerangka kerja institusional dan satu rangkaian yang terdri dari empat
peraturan dan prinsip dalam usaha yang membebaskan perdagangan.
Ø Perdamaian
Global
Sejak tahun 1945 dunia masih terbebas dari
konflik besar dunia seperti yang menandai paruh pertama abad ini. Walaupun
kondisi ini tidak sepenuhnya damai, tetapi keadaan ini menyediakan dasar yang
relatif stabil untuk perekonomian yang sehat dan cepat.
Ø Pertumbuhan
Ekonomi Domestik
Jadi ada dua alasan mengapa pertumbuhan
ekonomi menjadi kekuatan yang mendasari perluasan ekonomi internasional.
Pertama, pertumbuhan telah menciptakan kesempatan pasar. Adanya kesempatan
pasar menjadi faktor pendorong perusahaan untuk memperluas jangkauannya ke
pasar internasional. Kedua, pertumbuhan ekonomi telah mengurangi penolakan,
yang mungkin telah berkembang, sebagai respons terhadap masuknya perusahaan
asing ke dalam ekonomi domestik.
Ø Teknologi
Komunikasi dan Transportasi
Hambatan waktu dan biaya akibat jarak
telah jauh berkurang dalam 100 tahun terakhir. Meningkatnya kecepatan dan
kapasitas komunikasi berbiaya rendah merupakan kekuatan utama untuk mempermudah
perluasan bisnis internasional.
Ø Korporasi
Global
Korporasi global, atau perusahaan apapun
yang mempunyai tujuan bisnis global dengan menghubungkan sumber daya dunia
dengan kesempatan pasar dunia, adalah organisasi yang telah bereaksi terhadap
kekuatan yang mendorong, menghambat, dan melandasi di dunia.
PERENCANAAN
PEMASARAN GLOBAL
Pemasaran global adalah proses menfokuskan
sumber daya (manusia, uang, aset fisik) dan tujuan-tujuan dari suatu organisasi
untuk memperoleh kesempatan dan menanggapi ancaman pasar global.
Ø Dimensi-dimensi utama dalam pemasaran global
·
Lingkungan pemasaran global
·
Segmentasi pasar global
·
Pemasaran dengan sasaran global
·
Merumuskan strategi dan rencana pemasaran global
·
Bauran pemasaran global
·
Mengelola dan memimpin usaha pemasaran global
BEBERAPA KONSEP KUNCI
Ada 6 konsep kunci yang memberi dukungan
ke arah pemahaman yang lebih baik mengenai kesempatan dan tantangan dari
pemasaran global. Konsep tersebut adalah strategi, perusahaan di Dunia,
Pengelompokkan, segmentasi dan target pemasaran, kepekaan lingkungan, pengaruh
yang mempersatukan dan membedakan, daur hidup produk/pasar, model daur
perdagangan produk.
Ø Strategi.
Strategi telah didefinisikan sebagai respon yang dipertimbangkan dari sebuah
organisasi pada kenyataan dari organisasi pihak yang berkepentingan dan
kenyataan dari lingkungan bisnis.
Ø Perusahaan
di Dunia. Beberapa aspek pemasaran global memiliki perbedaan dari pemasaran domestik.
Pertama adalah konteks atau lingkungan pemasaran global. 4 dimensi utama, yaitu
produk, pasar yang dilayani, sumber daya dan keterampilan. Perusahaan dunia
yang berisi lebih dari 180 negara. Masing-masing Negara memiliki beberapa
persamaan dan perbedaan dengan Negara lain. Walaupun setiap Negara dan
territorial pada dasarnya unik, analisis statistic dari dimensi lingkungan utama
maupun penilaian manajerial setuju bahwa kita boleh mengelompokkan beberapa
Negar yang sebenarnya mempunyai lingkungan pasar yang berbeda, agar persamaan
dalam yang ada dalam kelompok dan perbedaan antar kelompok menjadi jelas.
Ø Pengelompokkan,
Segmentasi dan Target Pemasaran Karakteristik pasar nasional di seluruh dunia
mempunyai perbedaan yang cukup besar dalam banyak dimensi kunci. Karakteristik
pasar lain yang penting adalah ukuran luasnya. Geografi adalah criteria
pengelompokan dengan makna yang besar. Negara yang saling berdekatan mempunyai
beberapa persamaan. Jadi kita mempunyai pasar Amerika Utara, pasar Eropa, dan
pasar kawasan Pasifik. Bahasa dan budaya adalah karakteristik lain yang
membedakan pasar. Dalam industri media, hal ini amat signifikan. Dunia
dibagi-bagi ke dalam kelompok atau segmen bahasa, seperti Mandarin, Inggris,
Spanyol, dan lainnya. Berbagai Negara dapat dikelompokkan ke dalam segmen
bahasa dan budaya yang melintasi batas geografi, pendapatan dan ukuran
Ø Kepekaan
Lingkungan Suatu cara yang paling berguna utk melihat produk secara
internasional adalah menempatkannya dalam rangkaian kepekaan lingkungan. Di
salah satu ujung dari rangkaian terletak produk yang tidak peka terhadap
lingkungan, yang tidak memerlukan penyesuaian besar terhadap lingkungan ekonomi
dan sosial dari pasar di seluruh dunia.
Ø Pengaruh
yang mempersatukan dan membedakan Konsep ini didasarkan pada fakta bahwa dalam setiap
situasi ada aspek yang unik maupun yang serupa. Aspek unik mempunyai pengaruh
yang membedakan; aspek serupa memberikan pengaruh yang menyatukan. Apabila
analisis sebuah pasar hanya memfokuskan pada aspek yang unik atau yang serupa,
hasilnya adalah analisis sepihak, akhirnya program pemasaran yang dikembangkan
akan terlalu standar atau terlalu berbeda.
Ø Daur
Hidup Produk/Pasar Konsep DHP terbentuk dengan baik dalam pemasaran. Pengertian
umum DHP adalah bahwa suatu produk mempunyai karakteristik atau kehidupan
normal dengan urutan awal atau kelahiran dan pertumbuhan cepat (tahap
pertumbuhan), diikuti dengan pertumbuhan yang kecepatannya menurun, tidak ada
pertumbuhan, penurunan dan akhirnya, untuk melengkapi metafora, mati. Daur
hidup pasar adalah konsep yang berkaitan. Pasar ada tahap awalnya, tahap pertumbuhan,
kedewasaan dan penurunan. Sebuah perusahaan yang berkecimpung dalam pemasaran global
akan mengetahui bahwa tidak semua pasar berada pada tahap perkembangan yang
sama. Misalnya, produk yang sama mungkin berbeda dalam posisi dewasa di sebuah
Negara dan pada tahap pertumbuhan di negara lain. Sehingga strategi pemasaran
yang memadai untuk produk tersebut akan berbeda untuk setiap pasarnya
(negaranya).
BEBERAPA KONSEP KUNCI PENGEMBANGAN KORPORASI
TRANSNASIONAL
Ada 6 konsep kunci yang memberi dukungan
ke arah pemahaman yang lebih baik mengenai kesempatan dan tantangan dari
pemasaran global. Konsep tersebut adalah strategi, perusahaan di Dunia,
Pengelompokkan, segmentasi dan target pemasaran, kepekaan lingkungan, pengaruh
yang mempersatukan dan membedakan, daur hidup produk/pasar, model daur
perdagangan produk.
Ø Strategi
Strategi telah didefinisikan sebagai
respon yang dipertimbangkan dari sebuah organisasi pada kenyataan dari
organisasi yang berkepentingan dan kenyataan dari lingkungan bisnis.
·
Dimensi yang ke-1 adalah Lingkungan
Eksternal Perusahaan. Proses perencanaan strategi memerlukan penilaian fakta
asumsi yang menyangkut lingkungan eksternal perusahaan.
·
Dimensi strategi ke-2 adalah Organisasi.
Proses strategis memerlukan identifikasi asumsi kunci mengenai organisasi,
terutama kekuatan dan kelemahannya.
·
Dimensi strategi ke-3 adalah Nilai Pihak
yang Berkepentingan. Pihak yang berkepentingan adalah orang atau kelompok yang
mempunyai minat dalam hasil dari kegiatan organisasi, yaitu termasuk pemegang
saham, manajer, karyawan pelanggan, anggota masyarakat, negara dimana perusahaan
beroperasi, dan lainnya.
Ø Perusahaan
di Dunia
Beberapa
aspek pemasaran global memiliki perbedaan dari pemasaran domestik. Pertama
adalah konteks atau lingkungan pemasaran global, yang sebenarnya mempunyai
lingkungan pasar yang berbeda, agar persamaan dalam yang ada dalam kelompok dan
perbedaan antar kelompok menjadi jelas.
Ø Pengelompokkan,
Segmentasi dan Target Pemasaran
Karakteristik pasar nasional di seluruh dunia
berbeda cukup besar dalam banyak dimensi kunci. Karakteristik pasar lain yang
penting adalah ukuran luasnya. Geografi adalah kriteria pengelompokan dengan makna
yang besar.
Ø Kepekaan
Lingkungan
Suatu cara yang paling berguna untuk
melihat produk secara internasional adalah menempatkannya dalam rangkaian
kepekaan lingkungan. Di salah satu ujung dari rangkaian terletak produk yang
tidak peka terhadap lingkungan, yang tidak memerlukan penyesuaian besar
terhadap lingkungan ekonomi dan sosial dari pasar di seluruh dunia. Di ujung
yang lain dari rangkaian tersebut terletak produk yang amat sensitif pada
perbedaan dalam faktor ekonomi, sosialbudaya, fisik, dan pemerintah di pasar dunia.
Ø Pengaruh
yang mempersatukan dan membedakan
Konsep ini didasarkan pada fakta bahwa
dalam setiap situasi ada aspek yang unik maupun yang serupa. Aspek unik
mempunyai pengaruh yang membedakan; aspek serupa memberikan pengaruh yang menyatukan.
Apabila analisis sebuah pasar hanya memfokuskan pada aspek yang unik atau yang
serupa, hasilnya adalah analisis sepihak, akhirnya program pemasaran yang
dikembangkan akan terlalu standar atau terlalu berbeda.
Ø Daur
Hidup Produk / Pasar
Konsep DHP terbentuk dengan baik dalam
pemasaran. Pengertian umum DHP adalah bahwa suatu produk mempunyai
karakteristik atau kehidupan normal dengan urutan awal atau kelahiran dan pertumbuhan
cepat (tahap pertumbuhan). Daur hidup pasar adalah konsep yang berkaitan. Pasar
ada tahap awalnya, tahap pertumbuhan, kedewasaan dan penurunan. Perusahaan
perlu mengetahui tahap perkembangan pasar dan menyesuaikan strategi pemasaran
untuk produknya dengan tahap tersebut.
TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN
PERUSAHAAN TRANSNASIONAL: TIPOLOGI DINAMIS
Ada 5 tahap dalam evolusi perusahaan transnasional, yaitu : Domestik,
Internasional, Multinasional, Global dan Transnasional. Tahap ini menggambarkan
perbedaan signifikan dalam strategi, cara memandang dunia, orientasi dan
praktek perusahaan yang berkecimpung lebih dari satu negara. Salah satu
perbedaan kunci dalam perusahaan di berbagai tahap ini adalah orientasi mereka.
Ø Tahap
ke-1: Domestik
Perusahaan tahap 1 adalah domestik dalam
hal fokus, visi dan operasinya. Orientasinya adalah etnosentris. Perusahaan ini
memfokuskan pada pasar, pemasok dan pesaing domestik. Pengamatan lingkungannya
pada lingkungan domestik, yang sudah dikenal dan dari Negara sendiri. Moto yang
tidak disadari dari perusahaan: “Bila tidak terjadi di negara ini, hal itu
tidak akan terjadi”.
Ø Tahap
ke-2: Internasional
Perusahaan tahap 2 memperluas pemasaran,
prabrik, dan kegiatan lain di luar negari. Tanda dari perusahaan tahap 2 adalah
keyakinan bahwa cara-cara melakukan bisnis, orang, kebiasaan, nilai-nilai, dan
produk negeri sendiri lebih unggul dibandingkan dengan yang ada dimanapun di
dunia. Fokusnya dari perusahaan tahap 2 adalah tetap pada pasar dalam negeri.
Tahap 2 merupakan awal dari tahap 4: Global.
Ø Tahap
ke-3: Multinasional
Pada waktunya, perusahaan tahap 2 akan
menemukan bahwa perbedaan dalam pasar di seluruh dunia menuntut adaptasi dari
bauran pemasaran agar dapat sukses.Kalau perusahaan sudah memutuskan untuk
memberikan respon pada perbedaan pasar, perusahaan itu beranjak menjadi
perusahaan tahap 3 Multinasional yang mengejar strategi multidomestik. Fokus
dari perusahaan tahap 3 adalah multinasional atau dalam istilah strategi
disebut multidomestik (artinya perusahaan itu merumuskan strategi yang unik
untuk setiap Negara tempat perusahaan itu melakukan bisnis). Strategi pemasaran
tahap 3 adalah menyesuaikan bauran pemasaran domestik agar cocok dengan pilihan
dan kebiasaan asing.
Ø Tahap
ke-4: Global
Perusahaan
tahap 4 membuat ancangan strategi yang cukup besar dari tahap 3 multinasional. Perusahaan
pasti punya strategi pemasaran global atau strategi menemukan pemasok global. Perusahaan
itu akan memfokuskan pada pasar dan sumber daya global dari dalam negeri atau
salah satu negara lain untuk memasok pasar ini atau akan memfokuskan pada pasar
domestik dan sumber daya dari dunia untuk memasok saluran distribusi domestik.
Strategi perusahaan global tahap 4 adalah memenangkan strategi bila sebuah
perusahaan dapat menciptakan keunggulan bersaing dengan membatasi globalisasi
dari rantai nilai.
Ø Tahap
ke-5: Transnasional
Perusahaan pada tahap 5 ini jauh lebih
canggih daripada sekedar sebuah perusahaan dengan penjualan, investasi dan
opeasi di banyak Negara. Perusahaan semakin lama semakin mendominasi pasar dan
industri di seluruh dunia ini adalah sebuah perusahaan dunia terpada yang menghubungkan
sumberdaya global dengan pasar global dan membuat laba. Pengetahuan dalam transnasional
diciptakan oleh seluruh fungsi di semua lokasi dan dikembangkan bersama serta disebarkan
ke seluruh dunia.