SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI :) SEMOGA ANDA MENIKMATI DAN JANGAN LUPA UNTUK BERKUNJUNG LAGI :) 2022 | Tugas dan Penulisan

Minggu, 09 Januari 2022

SISTEM INFORMASI DAN RISET PEMASARAN GLOBAL

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang di mana tidak dapat dipisahkan dalam semua aspek kehidupan manusia termasuk dalam bisnis yang di mana saat ini bisa dengan mudah untuk menjalankan bisnis skala global. Diskusi serta komunikasi bisa dilakukan dengan lebih mudah serta lebih murah dengan menggunakan e-mail maupun internet. Sistem informasi dapat digunakan untuk memantau jaringan-jaringan bisnis yang telah menyebar ke luar negeri dan juga bisa memantau kinerja perusahaan dengan lebih mudah dengan mengolah informasi kemudian menghasilkan output yang bisa digunakan oleh manajemen dalam mengelola perusahaan serta bagi pihak pemegang saham untuk menilai kinerja perusahaan.

 

Lingkungan pemasaran berubah dengan kecepatan yang semakin meningkat, sehingga dibutuhkan informasi pasar yang seketika yang lebih besar dari pada diwaktu lalu. Terjadi pergeseran yang hebat sekali: dari pemasaran lokal ke nasional dan akhirnya ke global, dari kebutuhan pembeli ke keinginan pembeli, dari persaingan harga ke persaingan non harga. Karena perusahaan memperluas pemasaran geografis mereka, para manajer membutuhkan lebih banyak informasi secara lebih cepat. Karena pendapatan meningkat, pembeli menjadi lebih selektif dalam memilih barang. Untuk meramal tanggapan pembeli terhadap fitur, gaya, atribut lain yang berbeda- beda, penjual harus beralih ke riset pemasaran. Karena para penjual semakin banyak menggunakan merek, diferensiasi produk, iklan, dan promosi penjualan, mereka membutuhkan informasi tentang efektivitas alat pemasaran mereka.   

 

Ø  SISTEM INFORMASI GLOBAL

Sistem Informasi Global adalah sebuah sistem informasi yang dibangun atau dikembangkan untuk digunakan dalam konteks secara global. Setiap sistem informasi yang dipublish secara global sudah dalam konteks yang ditentukan. Sistem informasi global adalah sebuah sistem dari jaringan-jaringan yang melintasi batas-batas negara.

 

Definisi lain dari Sistem Informasi Global adalah sebuah sistem perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan untuk penyimpanan, pengambilan, pemetaan dan analisis data geografis. Sistem informasi global termasuk dalam operasi yang akan memasukkan data ke sistem. Sistem informasi global saat ini bisa digunakan untuk ilmu pengetahuan, investigasi, pengelolaan sumber daya dan perencanaan pembangunan.

 

Dari segi definisi penggunaan Sistem Informasi Global dalam perusahaan merupakan sebuah sistem yang berbasis komputer yang memungkinkan perusahaan multinasional untuk menyelaraskan kegiatan perusahaan induk dan cabangnya, dimana cabang tersebut secara geografis tersebar di berbagai penjuru dunia dan setiap kantor cabang terkait memiliki tujuan, kebijakan dan tata cara tersendiri yang unik. Merupakan suatu system yang terdiri dari jaringan yang melintasi batas negara.

 

·         Dampak Positif dan Negatif Sistem Informasi Global

 

1.      Dampak Positif Sistem Informasi Global

Dampak positif dari sistem informasi global ada dua, yaitu:

a)      Dampak positif sistem informasi global untuk perusahaan multinasional

 

§  Dapat menambah penanaman modal asing.

§  Menambah financial Negara karena ada penanaman modal asing tersebut.

§  Menambah sumber daya, mau itu dari segi sumber daya manusia atau sumber-sumber financial.

§  Membangun perusahaan domestic untuk dapat bekerja sama secara global.

 

b)      Dampak positif sistem informasi global untuk pemetaan dan learning global

 

§  Menambah wawasan kita lebih luas.

§  Dapat mengetahui alamat atau direksi tempat secara langsung.

§  Menambang sumber informasi dari segala penjuru dunia.

 

2.      Dampak negatif sistem informasi global secara keseluruhan

 

§  Pembobolan data yang tidak diinginkan.

§  Pembatasan dalam pemrosesan data yang menyebabkan data tidak dapat langsung diproses.

§  Kendala perbedaan budaya dan bahasa menyebabkan orang tidak terlalu berniat untuk membaca atau melihat data atau informasi tersebut (dari segi learning global).

§  Pelacakan suatu tempat secara illegal dan tidak diinginkan yang dapat dijadikan kejahatan seperti penculikan dan perampokan.

 

Ø  RISET PEMASARAN

Riset pemasaran merupakan suatu kegiatan yang sistematik dan mempunyai tujuan dalam hal pengidentifikasian masalah, peluang, pengumpulan data, pengolahan dan penganalisisan data, penyebaran informasi yang bermanfaat untuk membantu manajemen dalam rangka pengambilan keputusan identifikasi dan solusi yang efektif-efisien di bidang pemasaran perusahaan (Sunarta, 2007). The American Marketing Association (AMA) atau Asosiasi Pemasaran Amerika secara formal mendefinisikan riset pemasaran sebagai fungsi yang menghubungkan konsumen, pelanggan, dan masyarakat dengan pemasar. Riset pasar menghubungkan ketiganya melalui informasi - informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan peluang dan masalah pemasaran. Informasi tersebut juga digunakan untuk membuat, memperbaiki dan mengevaluasi tindakan pemasaran, memantau kinerja pemasaran, serta memperbaiki pengertian mengenai pemasaran sebagai sebuah proses.

 

Riset pemasaran dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta berusaha untuk menyediakan informasi akurat yang mencerminkan keadaan kejadian yang sebenarnya. Informasi yang akurat dan objektivitas hasil riset akan sangat membantu manajemen dalam membuat keputusan yang dinilai terbaik. Perencanaan sistematis diperlukan pada seluruh tahap proses riset pemasaran mengingat bahwa riset pemasaran merupakan suatu rangkaian kegiatan yang sistematik.

 

1.      Peran dan Fungsi Riset Pasar

Riset pemasaran memainkan dua peranan kunci dalam sistem pemasaran. Pertama, riset tersebut merupakan bagian dari proses umpan balik intelijen pemasaran, yang menyediakan data-data tentang keefektifan bauran pemasaran saat ini dan memberikan wawasan untuk perubahan yang diperlukan kepada para pengambil keputusan. Kedua, riset pemasaran merupakan alat utama dalam menelusuri peluang baru di pasaran. Riset segmentasi dan rise produk baru membantu mengidentifikasi peluang yang paling menguntungkan bagi manajer pemasaran.

Fungsi riset pasar berkaitan dengan bagaimana pihak manajemen menggunakannya, yaitu:

a.       Planning (Perencanaan)

Perencanaan berkaitan dengan menentukan peluang pasar meliputi Segmentation, Demand estimation dan Environmental assessment.

b.      Problem Solving (Pemecahan Masalah)

Riset pasar untuk problem solving lebih fokus kepada membuat keputusan jangka pendek dan keputusan jangka panjang meliputi Product (produk), Price (Harga), Place (Ternpat) dan Promotion (promosi).

c.       Control (Pengendalian)

Control-oriented market research membantu pihak manajemen untuk menemukan titik masalah dan memonitor proses yang sedang berlangsung.

 

2.      Tujuan Riset Pemasaran

 

Menurut Doman (2002), ada 4 tujuan dasar dan riset pasar, yaitu:

1)      Menganalisis pasar

Riset analisis pasar membantu rnemperhitungkan potensi pasar untuk produk, jasa atau usaha baru. Analisis pasar dapat memberikan informasi mengenai calon pelanggan, pasar potensial, lokasi usaha, dan pesaing.

2)      Menganalisis tanggapan pasar terhadap suatu produk atau jasa

Analisis ini dimaksudkan untuk memperhitungkan potensi produk atau jasa di pasar. Pengkajian bisa dilakukan sebelum suatu produk diperkenalkan. Survei juga bias dilakukan untuk meningkatkan pemasaran atau produk.

3)      Menganalisis efektivitas iklan atau promosi dan perusahaan

Riset ini membantu pemilik perusahaan untuk menyeleksi media periklanan yang paling efektif dan paling cost-effective.

4)      Menyusun strategi

Pengkajian perencanaan strategis melacak pertumbuhan atau kemerosotan pasar-pasar yang sudah ada dan membantu menemukan produk-produk atau jasa-jasa apa yang akan sukses dalam pasar tersebut. Riset perencanaan strategis biasanya dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang sudah mapan.

 

Ø  TEKNIK ANALISIS RISET PASAR INTERNASIONAL

 

1.      Analisis pola permintaan.

Pola pertumbuhan industri dapat membantu pemahaman mengenai permintaan pasar.

2.      Pengukuran elastisitas pendapatan.

Elastisitas pendapatan menguraikan hubungan antara permintaan akan barang dan perubahan dalam pendapatan.

3.      Perkiraan dengan analogi.

a)      Perbandingan lintas bagian dengan mengasumsikan bahwa terdapat analogi antara hubungan suatu faktor dengan permintaan produk atau komoditi tertentu dalam 2 negara.

b)      Menggeser urutan waktu kejadian jika data tersedia di 2 pasar dengan tingkat perkembangan yang berbeda.

4.      Analisis perbandingan. Ada 3 kategori dasar:

a)      Perbandingan nasional, baik intra perusahaan maupun antar perusahaan.

b)      Perbandingan dalam perusahaan lintas nasional.

c)      Perbandingan didasarkan pada pasar nasional sub nasional.

5.      Analisis kelompok / cluster analysis

Tujuannya adalah membagi-bagi beberapa variabel ke dalam kelompok-kelompok untuk memaksimalkan persamaan dalam kelompok dan perbedaan antar kelompok.

 

6.      Indeks faktor berganda / multiple factor index.

      Analisis regresi.

 

Sumber:

https://students.warsidi.com/2017/06/sistem-informasi-global-dan-penerapannya-oleh-perusahaan-multinasional.html

https://www.slideshare.net/NamiraJasmine/sim-namira-nur-jasmine-hapzi-ali-sistem-informasi-global-universitas-mercu-buana-2017

http://nugraha-hadi79.blogspot.com/2017/03/makalah-riset-pemasaran-manajemen.html

http://rachruriza.blogspot.com/2014/05/sistem-informasi-riset-pemasaran-global.html


Sabtu, 08 Januari 2022

ASPEK PENGAMBILAN KEPUTUSAN KEUANGAN TERKAIT DENGAN KURS MATA UANG ASING, SERTA KEMUNGKINAN IMPLIKASI BISNIS YANG TERJADI AKIBAT FLUKTUASI NILAI TUKAR

 Ø  Sistem Keuangan Internasional

Keuangan internasional (juga disebut ekonomi moneter internasional atau ekonomi makro internasional) adalah cabang ekonomi keuangan yang mempelajari keterkaitan dua negara atau lebih dari sisi moneter dan ekonomi makro. Keuangan internasional mempelajari dinamika sistem keuangan global, sistem moneter internasional, neraca pembayaran, nilai tukar, investasi asing langsung, dan hubungannya dengan perdagangan, perdagangan internasional.

Keuangan internasional, kadang disebut keuangan multinasional, menangani manajemen keuangan internasional. Investor dan perusahaan multinasional harus menilai dan mengelola risiko internasional seperti risiko politik dan risiko valuta asing, termasuk keterpaparan transaksi, keterpaparan ekonomi, dan keterpaparan penerjemahan. Contoh konsep utama dalam keuangan internasional adalah model Mundell–Fleming, teori wilayah mata uang optimum, paritas daya beli, paritas suku bunga, dan efek Fisher internasional. Kajian perdagangan internasional menggunakan konsep-konsep ekonomi mikro, sedangkan penelitian keuangan internasional menggunakan konsep-konsep ekonomi makro.

 

Ø  Mata Uang Asing (Valuta Asing)

Valuta asing merupakan mata uang yang diakui, digunakan, dipakai, dan juga diterima sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional. Valuta asing yang banyak dipakai biasanya merupakan mata uang suatu negara yang memiliki peranan ataupun kendali yang cukup besar dalam sistem perekonomian di seluruh dunia. Di seluruh dunia sendiri, valuta asing yang paling banyak digunakan adalah Dollar.

Valuta asing merupakan bagian dari devisa suatu negara. Devisa sendiri merupakan setiap kekayaan yang dimiliki oleh suatu negara yang berada di luar negeri yang wujudnya dapat berupa barang, jasa, atau bahkan mata uang yang digunakan sebagai alat transaksi perdagangan lintas negara. Devisa suatu negara yang berbentuk mata uang ini lah yang sering kita sebut dengan istilah valuta asing. Fungsi Valuta Asing sebagai berikut:

1.      Alat Tukar Internasional

2.      Alat Pengendali Kurs

3.      Alat Pembayaran Internasional

4.      Alat Untuk Memperlancar Perdagangan Internasional

 

Ø  Implikasi Bisnis Akibat Fluktuasi Nilai Tukar

Fluktuasi mata uang adalah hasil alami dari sistem nilai tukar yang berubah-ubah yang merupakan norma dari sebagian besar perekonomian utama. Nilai tukar satu mata uang terhadap yang lain dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan teknis. Termasuk diantaranya jumlah pasokan dan permintaan dari dua mata uang tersebut, kinerja ekonomi, prospek inflasi, perbedaan suku bunga, arus modal, dukungan teknis dan tingkat resistensi, dan sebagainya. Karena faktor-faktor ini umumnya dalam keadaan fluks terus-menerus maka nilai mata uang berfluktuasi dari waktu ke waktu. Namun, walaupun tingkat mata uang sebagian besar seharusnya ditentukan oleh ekonomi yang mendasarinya, hal ini sering berubah-ubah, karena gerakan besar dalam mata uang juga bisa mendikte nasib perekonomian suatu negara.

Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Keuangan_internasional
https://id.scribd.com/document/489145182/Sistem-keuangan
https://berkas.dpr.go.id/puskajianggaran/kamus/file/kamus-162.pdf
http://annasbanimalik.blogspot.com/2019/12/aspek-pengambilan-keputusan-keuangan.html

 

.

Cute Bow Tie Hearts Blinking Blue and Pink Pointer